(diilhami oleh hamster dan teman)
ini sedikit refleksi dari kisah seekor hamster yang slalu (berhasil) kabur…
singkatnya, beberapa ekor hamster adek2 saia sudah melewati musim kawin, dan membuahkan 11 ekor anak. Warnanya beda karena ada dua jenis. Satu krem biasa, yang satu lagi BW (alias itemputih). Satunya jenis kecil mungil, satunya jenis karbitan (gede padahal usianya masih belia)
Kini anak2nya sudah beranjak remaja, umurnya sekitar 3 mingguan. Walo dilihat dari segi gigi sudah melampaui ketajaman gigi ortunya, tapi tubuh mereka tetep aja kecil…
Layaknya anak remaja, mereka nggak berhenti beraktivitas. Lari tiada henti di rodaan, menggerogoti butiran jagung dalam waktu satu hari, nganggu ortu mereka, dll. Semua dijabanin lah, termasuk selalu mencoba kabur (tubuh kecil mereka memudahkan mereka untuk kabur)…bandel nggak tuh?
Sebenarnya, kalo ditilik lagi, mereka berhak kabur… Aku nggak punya hak untuk menghentikannya. Tapi, untuk apa juga mereka kabur…? Toh, maksud kita baek nyegah hamster kabur. Biar mereka kita rawat, biar mereka nggak kesusahan cari makan…biar mereka ada rumahnya (walo cuma jeruji besi), biar mereka ada minumnya, biar mereka kumpul sama keluarganya, biar enaklah hidup mereka… tapi ya hiduplah menurut cara kita dung… Sampai saat ini, diakalin dengan segala cara tuh kandang, hamster kecil2 itu selalu mencoba dan berhasil kabur…
Apa mereka nggak mikir bahayanya kabur? terancam kesetrum listrik, terancam kecemplung kolam di antara ikan-ikan dengan besar tubuh yang menakutkan, terancam kejepit benda2 yang menurut mereka raksasa, dan yang paling mengerikan…terancam masuk ke mulut BULE (anjingku) dan mati sia-sia…..hahaha….
TERJEBAK SISTEM.
Banyak orang nggak suka dengan yang namanya sistem..
karena menurut mereka….
ngag lgsg to the point alias bertele-tele, mempersulit, mengukung eksistensi diri, menghilangkan kesempatan untuk menjadi beda dari orang lain, ngag keren, kreatifitas dan improvisasi jadi disetop untuk kemudian dipaksakan ikut alur, sebagaimana sistem itu berjalan…
hm…
yang namanya sistem, pasti beralur kayak pusaran air….
udah ada polanya, udah ada sasarannya, dan udah ada "pemikir sistem" dari awalnya. susah bagi kita untuk lari atau menghindar… eh nggak, kita bisa…
tapi kalopun berhasil, kita akan berada di luar jalur
dan mencoba buat jalur sendiri, "mikir" yang terbaik menurut kita sendiri…
yang entah! mungkin menurut orang lain, apa yang kita jalanin salah. Nggak perduli, yang penting kita bangga dengan apa yang kita buat itu…
jujur, sebenarnya kalo aku mikir,"mending patuh pada sistem deh"
kenapa?
kalo kembali pake analogi kebawa arus ke pusaran air
kita biarkan kita ikut…
keseret kesana kesini, kehentak ini itu,
tapi…pada akhirnya air itu akan mengalir ke sungai yang tenang…
dan disitulah kita memiliki banyak pilihan…
mau mengalir di celah batu, mau mengaliri sawah, mau menjadi uap air krn global warming, terserah…
disitu menurutku letak kita bisa membuktikan diri…
contoh konkret aja, kampus dan jurusan tercinta..
teman lengketku (tsah) sempat memprotes keras adanya sistem yang ribet dan berubah2 dari kampusku khususnya jurusan.
Memang iya, dia benar…sistem jurusan rada "kacau" ditambah lagi ada beberapa dosen yang tidak kooperatif dengan mahasiswa…misalnya dalam hal sepele : menjelaskan secara clear sistem yang dia buat… COBA KITA LIHAT BUKU RESEP MASAKAN: Kalo disitu disajikan iming2 masakan lezat, tentu juga memuat step by step membuatnya untuk pembaca kan…nggak peduli pembaca buku resep itu anak kecil, mahasiswa, atau ibu-ibu sekalipun… Lah kalo nol pengalaman kan sama aja. Disuruh trial and error? sampe kapan….?
disitu kita kembali dihadapkan pilihan, mau mencoba nggak ikut sistem dan pilih jalan sendiri, dengan menghadapi resiko…yang merugikan dan menguntungkannya harus dihitung dulu pake rumus matematika peluang (nggak jelas hehehe)…
ATAU fight mempertahankan diri di tengah sistem yang kacau (kayak menghadapi hisapan pusaran air), tapi dengan usaha dan keyakinan bahwa kita akan lolos…
Toh nanti tiba saatnya kita menang dari sistem dan jalan menurut pilihan kita…
Maybe, malah kita yang bakal bikin sistem ala kita sendiri…dan menuntut orang lain ikut sistem kita, bohong kalau kita nggak punya keinginan kayak gitu…see, kita nggak beda dari para pembuat sistem dan hidup kita memang ngga pernah lepas dari sistem…
silakan selalu mencoba kabur, semoga mujur…
kalau nanti jadi pembuat sistem, cobalah kalem dan pakem…niscaya pengikut banyak yang kesengsem, bukannya dendem dan pingin nimpuk pake batang pohon palem…
yuk, selamat malem…..