Orang Tua dari Orang Tua

January 27th, 2009 by cindesta-euy

Mereka telah hidup separuh abad lewat
Tertanda dengan rimbunnya rambut putih di kepala

Mereka yang kini tak selincah remaja
Hanya kalut dengan pikiran tentang ajal
Terhantui sejak bangun hingga tidur kembali
dan mereka terlalu takut. Semakin mengerut

Menghirup harumnya taman mungkin tak lagi nikmat
Senang-senang dengan kekinian, sepertinya sudah lewat
Lebih memilih untuk banyak istirahat
Dan ingat kapan saja harus minum obat

Mereka yang dipanggil opa oma
Lalui hidup dengan sisa perhatian anak cucunya
Perhatian yang besar, yang selalu ada untuk mereka, sebenarnya…

Tak waktunya lagi mereka pikir problema
Pikir saja, ingin dekat dengan Tuhannya,
Ikut perintah-Nya, hindari larangan-Nya
jalan terakhir dan satu-satunya

Aku generasinya,
perih menatap kesepian mereka,
terkadang aku lupa memikirkan mereka.
Maaf…
Kini, ingin hapus kesendiriannya…

ingin dekat tapi jarak menjauhkan
tercandu dengarkan buaian cerita darinya,
cerita yang diceritakan kembali, kembali dan kembali
tak apa-apa.

Bulan kasih nanti akan untuk mereka
Orang tua,
dari orang tua…

Love you, ompung!

Langkahku tersendat di awal 2009

January 16th, 2009 by cindesta-euy

Resolusi.

Sebenarnya basi ngomongin hal ini ya. Sekarang udah masuk minggu ke 3 di bulan Januari 2009.
Dan, post ini bukan mau ngomongin resolusi-ku. Siapa juga yang mau perduli?
Jujur, ngga ada perasaan atau niat apa-apa saat masuk tahun baru. Makanya, ngga ada satu pun resolusi yang tercetus dari mulut atau tertulis di kertas sebagai pengingat. Otak ini bilang, “Untuk apa?”
Bukan kesombongan berkata seperti itu. Merasa diriku udah menjadi seorang yang baik di tahun 2008. Justru sebaliknya.

Akhir 2008, egoku sebagai manusia dipermainkan, tepat sebelum Yesus lahir ke dunia. Tiba-tiba, aku dibawa kembali ke “belakang” melihat apa yang udah kulakukan di 2008… Dan hasilnya, aku nggak melihat apa-apa. Kalau disuruh bilang kejadian apa yang berkesan, jawabannya: nggak ada.

Predikat lulus dari kampus pun sebenarnya nggak terlalu buat aku gembira. Itulah kenapa kutulis “pencapaian sederhana”. Semua hasil, semua usaha yang kulakukan bagiku sebuah yang datar… Aku bersyukur, cuman…sepertinya aku kurang menikmati semuanya…

Aku tertawa dan tersenyum, tapi sebenarnya aku bingung untuk apa aku tersenyum…
Aku marah, tapi nggak tahu untuk apa kemarahan itu?
Sepertinya semua kualami begitu saja, tanpa kumaknai semua…
Yang kuhilangkan, nggak kuperdulikan…
Yang kudapat, asal saja kusimpan…
Kesimpulannya, aku nggak menutup 2008 dengan ikhlas..

Di awal 2009, lebih-lebih lagi, mungkin salah tidak membuat resolusi itu…
Aku malah merasa seperti manusia yang kosong…
tanpa akal pikiran, tanpa emosi, tanpa kemauan…
tahun-tahun lalu, karena masih belum kututup, seakan masih jadi beban…
belum lagi ke depan serasa masih gelap…

Teringat salah satu pepatah dosen yang kini kuhormati sangat..
“If you fail to plan, then you plan to fail”
nggak mau!
Maka yang kurencanakan saat ini: kutunggu saat yang tepat untuk menutup 2008 dan tahun-tahun sebelumnya…
dan buat semua yang menyakiti, tersakiti, kubuat bahagia, membuatku bahagia, lebih-lebih lagi di awal tahun 2009, terima kasih dan maaf…

Awal 2009 aku memang tersendat…
Kuharap hingga akhir Januari aja.
Setelah itu..menjadi aku yang baru…semoga..semoga…AMIN!!!!
Tanpa resolusi yang berlebihan…kurasa menjadi aku yang baru sudah cukup!

hari-hari tanpa sanak saudara

September 28th, 2008 by cindesta-euy

bangSATE saat puasa

September 8th, 2008 by cindesta-euy

jam 5 petang

saat jalanan “ribut”

kau pamerkan kepiawaianmu

mengibaskan kipasmu

kanan kiri

tak keruan

tak be-rima

asap mengepul

harum sate meraja

“menusuk” hidung kami

kami tak kuasa

ah tak seperti biasanya

ah kau sengaja…

dasar orang niaga

BISA?

August 30th, 2008 by cindesta-euy

hahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahaha
hahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahaha
hahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahaha
hahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahaha
hahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahaha
hahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahaha
saya nyombong bilang ke orang-orang mau ikut puasa?
yah, sampe lebaran tiba lah…

BISA?
hahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahaha
hahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahaha
hahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahaha
hahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahaha
hahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahaha
hahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahaha
ngetawain kesombongan diri…

SKRIPSI PUN PUNYA SOUNDTRACK

August 19th, 2008 by cindesta-euy

Senang Bersamamu
by Naif (SENANG BERSAMAMU SKRIPSI….)

 

”Saat senja
berlalu (SORE HARI…)

Kucari dirimu
(KUCARI DAN KUTULIS SKRIPSI LAGI…) 

Karena ku selalu
senang bersamamu (YA, OTAKKU MULAI BISA DIAJAK KERJASAMA)

Hingga pagi
pun mau (INI KALO TERPAKSA, BEGADANG AYO BEGADANG!)

Bila oh denganmu
(MAU NGGAK MAU, HIKS…)

Karena ku selalu
senang bersamamu (<NYILANGIN TANGAN! BENERNYA SIH NGGAK
SENENG….HUAAA!!!!!!!!!)

Reff:

Apa mungkin
diriku tanpamu (OH, SEBELUM SEPTEMBER, KAYAKNYA NGGAK MUNGKIN, KU HARUS SELALU
BERSAMANYA SNANTIASA)

Oh rasanya semu
(SEMU…A KERASA NGGAK NIKMAT LAGI KALO KERJA SKRIPSI…MAKANAN, JALAN-JALAN,
FILM, MUSIK TERASA SEMU….)

Apa mungkin
diriku tanpamu (NGGAK MUNGKIN!!!!!!!!!!!!!!!)

Aku rasa
kaku…ragu” (KALO NGGAK SELESE, AKU RAGU LULUS TAHUN INI!)

YOOOOOO SMANGAT,
IF THERE IS A WILL, THERE IS A WAY!

selalu mencoba kabur…

August 15th, 2008 by cindesta-euy

(diilhami oleh hamster dan teman)

ini sedikit refleksi dari kisah seekor hamster yang slalu (berhasil) kabur…

singkatnya, beberapa ekor hamster adek2 saia sudah melewati musim kawin, dan membuahkan 11 ekor anak. Warnanya beda karena ada dua jenis. Satu krem biasa, yang satu lagi BW (alias itemputih). Satunya jenis kecil mungil, satunya jenis karbitan (gede padahal usianya masih belia)

Kini anak2nya sudah beranjak remaja, umurnya sekitar 3 mingguan. Walo dilihat dari segi gigi sudah melampaui ketajaman gigi ortunya, tapi tubuh mereka tetep aja kecil… 

Layaknya anak remaja, mereka nggak berhenti beraktivitas. Lari tiada henti di rodaan, menggerogoti butiran jagung dalam waktu satu hari, nganggu ortu mereka, dll. Semua dijabanin lah, termasuk selalu mencoba kabur (tubuh kecil mereka memudahkan mereka untuk kabur)…bandel nggak tuh?

Sebenarnya, kalo ditilik lagi, mereka berhak kabur… Aku nggak punya hak untuk menghentikannya.  Tapi, untuk apa juga mereka kabur…? Toh, maksud kita baek nyegah hamster kabur. Biar mereka kita rawat, biar mereka nggak kesusahan cari makan…biar mereka ada rumahnya (walo cuma jeruji besi), biar mereka ada minumnya, biar mereka kumpul sama keluarganya, biar enaklah hidup mereka… tapi ya hiduplah menurut cara kita dung… Sampai saat ini, diakalin dengan segala cara tuh kandang, hamster kecil2 itu selalu mencoba dan berhasil kabur…

Apa mereka nggak mikir bahayanya kabur? terancam kesetrum listrik, terancam kecemplung kolam di antara ikan-ikan dengan besar tubuh yang menakutkan, terancam kejepit benda2 yang menurut mereka raksasa, dan yang paling mengerikan…terancam masuk ke mulut BULE (anjingku) dan mati sia-sia…..hahaha….

TERJEBAK SISTEM.

Banyak orang nggak suka dengan yang namanya sistem..
karena menurut mereka….
ngag lgsg to the point alias bertele-tele, mempersulit, mengukung eksistensi diri, menghilangkan kesempatan untuk menjadi beda dari orang lain, ngag keren, kreatifitas dan improvisasi jadi disetop untuk kemudian dipaksakan ikut alur, sebagaimana sistem itu berjalan…

hm…
yang namanya sistem, pasti beralur kayak pusaran air….
udah ada polanya, udah ada sasarannya, dan udah ada "pemikir sistem" dari awalnya. susah bagi kita untuk lari atau menghindar… eh nggak, kita bisa…

tapi kalopun berhasil, kita akan berada di luar jalur
dan mencoba buat jalur sendiri, "mikir" yang terbaik menurut kita sendiri…
yang entah! mungkin menurut orang lain, apa yang kita jalanin salah. Nggak perduli, yang penting kita bangga dengan apa yang kita buat itu…

jujur, sebenarnya kalo aku mikir,"mending patuh pada sistem deh"
kenapa?
kalo kembali pake analogi kebawa arus ke pusaran air
kita biarkan kita ikut…
keseret kesana kesini, kehentak ini itu,
tapi…pada akhirnya air itu akan mengalir ke sungai yang tenang…
dan disitulah kita memiliki banyak pilihan…
mau mengalir di celah batu, mau mengaliri sawah, mau menjadi uap air krn global warming, terserah…
disitu menurutku letak kita bisa membuktikan diri…

contoh konkret aja, kampus dan jurusan tercinta..

teman lengketku (tsah) sempat memprotes keras adanya sistem yang ribet dan berubah2 dari kampusku khususnya jurusan.

Memang iya, dia benar…sistem jurusan rada "kacau" ditambah lagi ada beberapa dosen yang tidak kooperatif dengan mahasiswa…misalnya dalam hal sepele : menjelaskan secara clear sistem yang dia buat… COBA KITA LIHAT BUKU RESEP MASAKAN: Kalo disitu disajikan iming2 masakan lezat, tentu juga memuat step by step membuatnya untuk pembaca kan…nggak peduli pembaca buku resep itu anak kecil, mahasiswa, atau ibu-ibu sekalipun… Lah kalo nol pengalaman kan sama aja. Disuruh trial and error? sampe kapan….?

disitu kita kembali dihadapkan pilihan, mau mencoba nggak ikut sistem dan pilih jalan sendiri, dengan menghadapi resiko…yang merugikan dan menguntungkannya harus dihitung dulu pake rumus matematika peluang (nggak jelas hehehe)…

ATAU fight mempertahankan diri di tengah sistem yang kacau (kayak menghadapi hisapan pusaran air), tapi dengan usaha dan keyakinan bahwa kita akan lolos…

Toh  nanti tiba saatnya kita menang dari sistem dan jalan menurut pilihan kita…
Maybe, malah kita yang bakal bikin sistem ala kita sendiri…dan menuntut orang lain ikut sistem kita, bohong kalau kita nggak punya keinginan kayak gitu…see, kita nggak beda dari para pembuat sistem dan hidup kita memang ngga pernah lepas dari sistem…

silakan selalu mencoba kabur, semoga mujur…
kalau nanti jadi pembuat sistem, cobalah kalem dan pakem…niscaya pengikut banyak yang kesengsem, bukannya dendem dan pingin nimpuk pake batang pohon palem…
yuk, selamat malem…..

menjadi ngaco

August 15th, 2008 by cindesta-euy

kekacauan terbesar orang dalam hidupnya adalah

MENJADI NGACO!

KUTUKAN yang selalu berakhir menjadi KUTUKAN!

August 15th, 2008 by cindesta-euy

ngutuk orang yang kita benci mang rasanya puas banget!
apalagi kalo berhasil ngajak orang buat ngutuk dia juga…
double puasnya….

tapi,
begitu kupikir2….
long termnya apa coba?

kutukan akan berakhir dengan kutukan.
dan akan selamanya jadi kutukan
dasarnya cuman dendam, emosi, atau apalah nama sodaranya

memang nggak mudah untuk memaafkan
mikir harga diri, belum lagi kalo dia berulah lagi
lebih baik kucoba terapi "menenangkan":

saat ngelihat dia, coba nenangin emosi
saat dia berulah, coba nenangin diri untuk mengutuk
saat dia nggak bisa ditolerir lagi, coba tenangin dia…dengan senyuman acuhan…
yang penting kan nggak kutukan

laki-laki ganjen…..benarkah?

May 10th, 2008 by cindesta-euy

bbrp hari lalu, daku lagi pengin pulang lewat rungkut industri….
yah pengin aja…walo rute lebih panjang, so what, namanya pengin aja..
ada kejadian yg agak bikin ngeri (padahal si ngarepnya kejadian yg indah…..)
pas mo belok ke arah rungkut industri dari jalan jemur…tiba2 dua orang cowok mepetin daku…..mereka boncengan….
ngag pikir panjang, daku langsung mikir mereka maling/rampok/kolor ijo (ini nggag!) soalnya beberapa hari ini di koran daku baca lagi marak pencurian bermotor….ya ngarampok toko emas lah, ngrampok ibu2 baru ambil duit lah, dan yg terbaru dari radio kudenger ada orang yg ngerampok di jalanan….so wajar daku takut….
pas mau belok, karena jalanan padet, otomatis kita yang mau nyebrang berhenti dulu….nah cowok berdua itu tepat disebelahku….kaki cowok yang nyetir pun dipepettin ama kakiku yg lagi nginjek tanah..shiittt….andai pas itu aku dikaruniain bajunya IRON MAN tiba-tiba..udah daku injek dah tuh kaki..ngag sopan banget sih…..tapi abis itu pikiranku langsung melesat ke hapeku yang kutaruh di kantong (yang tentunya bisa diraih mereka dengan mudah) mana waktu itu lagi denger lagu lagi dari hape…..jadinya konsentrasi mau berbuat apa juga rada kacau….beruntung tiba saatnya kita nyebrang dan kendaraan jalan….

setelah nyebrang, sengaja kupelan2in laju motor…berharap mereka duluan..tapi eh kok ya mereka juga melanin motor, pas di depanku (kayak mobil jenazah beriringan ama mobil keluarga jenazah aja…), terus cowo yang nyetir tiba-tiba noleh ngeliat aku..(beruntung aku pake helm berkaca gelap, jadi dia ngga bisa liat wajah *cameron diaz*ku huahahaha) once again, shittt….mau mereka apa sih (aku kan udah berhenti ngag mau ngartis lagi, apa mungkin mereka ngira daku artis dan mau poto bareng kali ya??? hehehe….)….otakku kuputer secepat mungkin, mencari cara agar bisa kabur dari mereka (kebetulan lagu yang lagi maen, lagunya JET yg R U GONNA B MY GIRL..jadi beatnya pas2 dikit lah dgn swasana action yg kuciptain..CUH!!!….)….ngelirik mobil di belakang, agak melanin motor, aku pun nyelip pindah haluan ke sebelah kanan mobil, terus ngegasssss…….dan HOREEEEE!!!!! dibantu dengan lampu merah dan kepadetan luar biasa akhirnya daku bisa kabur dari dua cowok terkutuk itu…..

tapi begitu di rumah, daku pun mikir…
jangan2 mereka my old friendsku kali ya….yang mau nyapa tapi ngag bisa karena daku dah kelewat ketakutan wahahahhaha….
ngag papa lah, yang penting aksi dulu, baru mikir…..huehehehhehe…..
CABUT!